Jumat, 16 Februari 2018

PERSIAPAN KOLAM BUDIDAYA IKAN NILA





PERSIAPAN KOLAM BUDIDAYA IKAN NILA

  

 
PENDAHULUAN

Ikan nila merupakan salah satu komuditas penting budidaya perikanan air tawar karena selain karena rasa dagingnya yang gurih, mengandung protein cukup tinggi, mempunyai laju pertumbuhan dan perkembangbiakannya yang cukup cepat.
Selain itu, ikan nila ternyata tidak sulit dan serumit yang dibayangkan karena daapt dipelihara pada kolam biasa, juga dapat dipelihara pada kolam air deras, kolam jaring apung (KJA), keramba, swah, bahkan tambak air payau.
Namun dalam pemeliharaannya , persiapan kolam tempat memelihara ikan, harus diperhatikan sehingga ikan dapat tumbuh sesuai permintaan pasar.

 
PERSIAPAN KOLAM

Persiapan kolam , ditujukan agar ikan yang dipelihara dapat tumbuh dan tidak mengalami gangguan atau lepas yang dapat mengakibatkan kerugian yang tidak sedikit. Pematang kolam harus dibersihkan dan bagian kolam yang longsor , harus diperbaiki agar mampu menahan massa air. Selanjutnya  periksa kondisi pintu air baik pintu pemasukan maupun pentu pengeluaran.  Pintu yang baik dapat terbuat dari kayu , beton atau pipa paralon. Sebaiknya pula dibuatkan pintu pelimpahan sehingga apabila terjadi hujan atau kelebihan air, maka air dapat mengalir dengan sendirinya tampa membuka pintu pengeluaran.
Selanjutnya dilakukan perbaikan kemalir/caren dengan cara menaikkan lumpur ke pematang.

Kemalir yang dibuat sebaiknya berukuran lebar, 40 cm, kedalamannya 15 – 20 cm dan dibuat keliling atau  membujur dari pintu pemasukan  ke pintu pemasukan.  Sebaiknya pula dibuatkan kubangan kecil yang terletak tepat di depan masing-masing pintu. Fungsinya untuk memudahkan penangkapan ikan. Kubangan ini dibuat sedikit lebih dalam dabandingkan dengan kemalir.

PENGERINGAN  TANAH  DASAR  KOLAM

Pengeringan tanah dasar kolam dapat dilakukan bersamaan dengan persiapan kolam. Langkah – langkahnya yaitu kolam dikeringkan selama 3 – 4 hari. bila kolam belum pernah dipakai (baru selesai dibangun) terlebih dahulu harus dibersihkan beberapa kali.  Apabila kolam yang digunakan adalah kolam sudah lama dipakai, maka sebaiknya kolam diberi kapur dengan dosis 200 gram/m². fungsinya untuk menaikkan pH tanah dan dapat pula membunuh penyakit yang ada di dasar tambak.


PEMUPUKAN KOLAM

Mengingat ikan nila tergolong ikan pemakan segala (omnivora ) sehingga bisa mengkonsumsi pakan berupa hewan atau tumbuhan.  Jenis makanan yang disukai ketika masih benih, berupa zooplankton (plankton hewani ) seperti rotifer sp, Moina sp, atau Daphnia sp. Selain itu benih ikan nila juga dapat memakan plankton atau lumut yang hidup di kolam. 
Untuk menumbuhkan makanan alami, dilakukan dengan menggunkan pupuk. Fungsi pupuk yaitu untuk menyediakan unsur hara yang dibutuhkan oleh plankton di kolam. Pupuk yang digunakan adalah pupuk kotoram ayam antara 100 – 500 gram/m².  dibiarkan selama 7 hari. selanjutnya diberi pupuk Urea 15 gram/m² dan SP 36 sebanyak 20 gram/m².
Selanjutnya kolam diairi sampai ketinggian 50 cm. setelah 7 hari, plankton akan tumbuh yang merupakan makanan alami untuk benih ikan nila dan benih ikan siap ditebar.
====== As. 2018 ============

Tidak ada komentar:

Posting Komentar