Jumat, 16 Februari 2018

EVALUASI PELAKSANAAAN PENYULUHAN PERIKANAN



EVALUASI PELAKSANAAN PENYULUHAN PERIKANAN
PERSIAPAN KOLAM BUDIDAYA IKAN NILA
DI POS PENYULUHAN DESA (POSLUHDES) LEKOPANCING BERSATU
 DESA LEKOPANCING KECAMATAN TANRALILI KABUPATEN MAROS
 



I.           PENDAHULUAN
1.      Latar Belakang

Kegiatan Penyuluhan Perikanan adalah proses perubahan prilaku (Pengetahuan, keterampilan dan sikap ) petambak dari sub system menjadi petani modern berwawasan agribisnis melalui pembelajaran yang berkelanjutan dan dilaksanakan melalui pendekatan belajar sambil berusaha (learning by doing).
Melalui pembelajaran yang dilakukan secara kontinyu , akan mempercepat  perubahan prilaku bagi pelaku utama, khususnya pembudidaya ikan di kolam yang tergabung dalam kelompok  . Pembelajaran ini sering pula di laksanakan di tingkat desa yang dikelola oleh Pos Penyuluhan Desa yang dikelola oleh pelaku utama dan pelaku usaha di desa.
Posluhdes merupakan kelembagaan penyuluhan di tingkat desa, akan memfasilitasi anggotanya yang tergabung dalam kelompok untuk meningkatkan kapasitasnya dengan melakukan kegiatan penyuluhan perikanan sesuai hasil perencanaan secara partisipatif.
Posluhdes Lekopancing Bersatu  Desa Lekopancing Kecamatan Tanralili, telah melakukan  penyusunan perencanaan secara partisipatif dalam rangka menyusun Programa Penyuluhan  dan salah satu kegiatan yang akan direncanakan  adalah kegiatan Teknok Budidaya Ikan Nila di Kolam. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memfasilitasi anggota yang melaksanakan budidaya ikan nila di kolam, namun dalam pengelolaan usaha hasilnya belum maksimal karena para anggota belum memahami secara maksimal.
Tingkat pemahaman pelaku utama dalam menerapkan usaha budidaya ikan nila di kolam , sangat bergantung dari tingkat perubahan perilaku ( pengetahuan, keterampilan dan Sikap ) pelaku utama pada saat menerima materi penyuluhan dalam mengikuti kegiatan pelatihan atau kursus tani.
 Materi yang disampaikan, Penerimaannya bergantung dari suasana dan daya tangkap masing – masing peserta. Selain itu, penerimaan bergantung pengalaman dan penguasaan materi tentang persiapan kolam budidaya ikan nila.
Untuk mengetahui tingkat efektivitas pelaksanaan penyuluhan di lapangan,  maka dilakukan evaluasi pelaksanaan penyuluhan perikanan dengan materi Persiapan kolam budidaya ikan nila. Evaluasi ini diharapkan diketahuinya tingkat perubahan prilaku anggota kelompok dalam melaksanakan kegiatan penyuluhan dan dijadikan bahan dalam melakukan penyuluhan perikanan pada masa yang akan datang.

2.      Tujuan

Tujuan yang dicapai dalam melaksanakan evaluasi pelaksanaan penyuluhan perikanan sebagai berikut :

a.      Untuk mengetahui tingkat pengetahuan pembudidaya ikan di kolam  selaku anggota kelompok tentang persiapan kolam budidaya ikan nila sebelum dilakukan  kegiatan kursus/pelatihan.
b.      Untuk mengetahui tingkat pengetahuan pembudidaya ikan di kolam selaku anggota kelompok tentang persiapan kolam budidaya ikan nila setelah dilakukan kegiatan kursus/pelatihan .
c.       Untuk memberi gambaran tentang efektifitas penyuluhan dengan materi persiapan kolam budidaya ikan nila  yang dilakukan melalui kegiatan kursus/pelatihan.

3.      Sasaran

Sasaran dalam pelaksanaan Evaluasi pelaksanaan penyuluhan perikanan  adalah para peserta yang mengikuti kegiatan kursus Tani/pelatihan pada kegiatan Teknik Budidaya Ikan Nila di kolam  di Posluhdes Lekopancing Bersatu Desa Lekopancing  kecamatan Tanralili Kabupaten Maros.
 

4.      Output

Output yang ingin dicapai pada kegiatan evaluasi pelaksanaan penyuluhan  adalah :
a.      Diketahuinya tingkat pengetahuan dan Keterampilan pembudidaya ikan nila di kolam selaku anggota kelompok tentang Persiapan kolam budidaya ikan nila sebelum dilakukan kursus/pelatihan.
b.      Diketahuinya  tingkat  pengetahuan dan keterampilan pembudidaya ikan nila di kolam  selaku anggota kelompok tentang persiapan kolam budidaya ikan nila  setelah dilakukan kursus/pelatihan .
c.       Tergambarnya efektifitas penyuluhan dengan materi persiapan kolam budidaya ikan nila  melalui kursus/pelatihan .
 


II.            METODE PELAKSANAAN

1.      Materi yang dievaluasi

Materi yang dievaluasi adalah pelaksanaan penyuluhan perikanan tentang Persiapan kolam budidaya ikan nila pada kegiatan Demonstrasi Teknik Budidaya ikan nila di kolam.

2.      Lokasi Evaluasi

Evaluasi ini dilaksanakan di Posluhdes Lekopancing Bersatu  Desa Lekopancing Kecamatan Tanralili  Kabupaten Maros.

3.      Waktu pelaksanaan

Evaluasi dilaksanakan pada hari Rabu Tanggal 26 Juni 2013 pada saat kegiatan Kursus tani/pelatihan pada kegiatan Demonstrasi Teknik Budidaya ikan nila di kolam  dengan materi persiapan kolam budidaya ikan nila.

4.         Rancangan evaluasi

Populasi yang akan dijadikan sampel dalam evaluasi ini adalah peserta yang  ikut dan berpartisipasi pada saat kursus/pelatihan  dengan materi Persiapan kolam budidaya ikan nila.

5.      Komponen yang dievaluasi

Komponen yang dievaluasi diantaranya :
-             Tingkat pengetahuan tentang pengeringan tanah dasar kolam .
-             Tingkat pengetahuan tentang jenis – jenis kapur dan menggunakannya di kolam.
-             Tingkat pengetahuan tentang jenis – jenis pupuk yang digunakan.
-             Tingkat pengetahunan tentang cara pemupukan kolam.
-             Tingkat pengetahuan tentang ciri-ciri kolam yang  siap untuk ditebar.
6.         Metode pengumpulan data

Data yang dibutuhkan bersumber dari peserta yang ikut pada saat kursus/pelatihan  dengan materi persiapan kolam budidaya ikan nila melalui wawancara dengan menggunakan instrument kuesioner. Pengumpulan data ini dilakukan dengan tes awal sebelum materi disampaikan dan tes akhir  setelah penyampaian materi.

7.         Pengolahan dan analisis data

Pengolahan data dilaksanakan dengan merekap dan mengtabulasi  hasil jawaban dari masing – masing responden sesuai format yang telah disiapkan.
Analisis data diolah secara diskriptif dengan wawancara langsung  pada saat kegiatan berlangsung. Selanjutnya diolah secara  kuantitatif dan kualitatif untuk mengetahui pengetahuan, keterampian dan sikap peserta.
Metode yang digunakan untuk menganalisis tingkat respon anggota kelompok terhadap materi persiapan kolam budidaya ikan nila . Selanjutnya data yang diperoleh dilakukan tabulasi dan diolah dengan melakukan pengukuran terhadap indicator dengan menggunakan Rating Scale atau Skala Nilai dengan menggunakan garis continuum (Padmowihardjo, 2002 ) sebagai berikut :

Jumlah jawaban yang diperoleh
Tingkat Pengetahuan  =                                                                   X 100 %
                                               Nilai tertinggi yang diperoleh

adapun garis continuum adalah :
                  
     TM                         KM                      M                      SM                 


     
      0              60                   120               180                240
Gambar 1. Garis kontinuum pengetahuan



Keterangan:
1.      (TM) Tidak Mengetahui                             :   0
2.      (KM) Kurang Mengetahui                          :   1
3.      (M) Mengetahui                                         :   2
4.      (SM) Sangat Mengetahui                           :   3
Untuk mengetahui efektifitas pelaksanaan penyuluhan menggunakan kriteria persentase efektifitas dengan rumus :

                                  Ps – Pr
                                                                X 100 %
                       ( N.3.Q )   - Pr
 





Keterangan :
Ps         = Post Test (tes Akhir )
Pr         = Pre test (tes Awal)
N          = Jumlah Responden
3          = nilai tertinggi
Q         = Jumlah pertanyaan
100 % = pengetahuan yang ingin dicapai
Dimana :
Ps – Pr             = Peningkatan pengetahuan
N.3.Q               = Nilai Kesenjangan
Kriteria persentase efektifitas penyuluhan adalah :
< 32 %             = kurang efektif
32 – 64 %        = cukup efektif
> 64 %             = efektif ( Ginting, 1991 )







III.       HASIL DAN PEMBAHASAN

berdasarkan hasil wawancara dengan peserta, data tersebut diolah dan ditabulasi, adapun hasil tabulasi data Berikut ini adalah hasil dari evaluasi awal  dan evaluasi tentang pengetahuan petani responden dengan menggunakan skala nilai/rating scale sebagai berikut :

1.               Evaluasi awal tentang pengetahuan  responden
Jumlah Skor                                                     = 66
Skor tertinggi yang diperoleh                         = 16x5x3 = 240
Skor terendah yang diperoleh                        = 16x5x0 = 0
Pengetahuan petani responden tentang  adalah :
      77
=                    X 100%
     240

= 32,08 %
Nilai jumlah skor  77 diperoleh dari hasil pengolahan data seperti pada lampiran 1.
Hasil yang diperoleh bila digambarkan dalam garis continuum adalah :

                         32,08  %
               TM                                    KM                      M                          SM                  
 

         
       0                     60    77                 120                       180                   240
Gambar 2. . Garis kontinuum pengetahuan evaluasi awal
Keterangan:
1.            (TM) Tidak Mengetahui                 :   0
2.            (KM) Kurang Mengetahui              :   1
3.            (M) Mengetahui                             :   2
4.            (SM) Sangat Mengetahui               :   3

Dengan demikian anggota kelompok sebagai peserta yang  memahami tentang persiapan kolam budidaya ikan di kolam ,baru mencapai 31.67 % tingkat pengetahuannnya
2.      Evaluasi akhir tentang pengetahuan responden
Jumlah Skor                                              = 204
Skor tertinggi yang diperoleh                  = 16x5x3 = 240
Skor terendah yang diperoleh                 = 16x5x0 = 0
Pengetahuan petani responden tentang persiapan kolam budidaya ikan di kolam adalah :
     204
=               X 100%
     240

=  85,00 %

Nilai jumlah skor  204 diperoleh dari hasil pengolahan data seperti pada lampiran 2.
Bila digambarkan dalam garis continuum adalah :
                                                                                85,00 %
                           TM                                   KM                  M                                    SM                  


         
        0                    60                           120                  180       204             240
        Gambar 2. Garis kontinuum pengetahuan evaluasi akhir
Keterangan:
1.         (TM) Tidak Mengetahui                    :   0
2.         (KM) Kurang Mengetahui                 :   1
3.         (M) Mengetahui                                :   2
4.         (SM) Sangat Mengetahui                  :   3
Untuk mengetahui perubahan dan peningkatan perolehan nilai responden dari nilai maximum pada tingkat pengetahuan petani responden maka dapat dilihat pada rekapitulasi yang disajikan pada Tabel 1  berikut ini.
Tabel 1. Rata-rata Tingkat Perubahan Pengetahuan  Responden.
NNo
Deskripsi
Nilai
Max
Nilai yang diperoleh
Perubahan
Tes
Awal
%
Kurang
Tes
Akhir
%
Kurang
Nilai
%

1.
.

Pengetahuan


240


77


32,08


67,92


204


85,00


15,00


127

52,92

Sumber : Data primer setelah diolah, Tahun 2013
Berdasarkan Tabel di atas bahwa tingkat pengetahuan ada kenaikan sebesar 52,92 persen. Tingginya perubahan tahap pengetahuan pada petani responden diasumsikan bahwa, tingkat pemahaman dan pengetahuan anggota kelompok sebagai peserta mampu untuk melakukan persiapan kolam budidaya ikan nila dan materi  tersebut bermanfaatan bagi responden.
Tingkat efektifitas penyuluhan dengan materi persiapan kolam budidaya ikan nila  dapat dinilai  dengan kriteria :
<  32 %                         = kurang efektif
32 – 64 %                    = cukup efektif
> 64 %                         =  efektif (Ginting,1991).
                 Ps – Pr
Efektifitas            =                                             X 100 %
                                          ( N.3.Q )   -  Pr
                      
                       204 - 77
=                                        X 100 %
                        (16.3.5) - 77
            = 77,91 %
Berdasarkan kriteria penilaian yang telah ditentukan ,efektifitas penyuluhan mencapai 77,91 %, ini berarti    penyuluhan perikanan dengan materi persiapan kolam budidaya ikan nila yang telah dilakukan, tingkat efektifitasnya  termasuk dalam kategori  efektif (  > 64 % ) , berarti kegiatan penyuluhan yang telah dilaksanakan efektif untuk meningkatkan pengetahuan peserta.





















IV.               KESIMPULAN DAN SARAN

1.      Kesimpulan

Berdasarkan hasil yang telah diperoleh, maka dapat dikemukakan beberapa kesimpulan sebaia berikut :
1.            Tingkat pengetahuan pembudidaya ikan dengan materi persiapan kolam pada budidaya ikan nila sebelum dilakukan kegiatan penyuluhan perikanan , peserta  kurang mengetahui dengan nilai 77 (31,67 % ).
2.            Tingkat Pengetahuan Petambak dengan materi persiapan kolam pada budidaya ikan nila setelah dilakukan kegiatan penyuluhan perikanan, , peserta telah mengetahui dengan nilai 204 (85,00 % ).
3.            Adanya kenaikan perubahan tingkat pengetahuan bagi peserta   sebesar 52,92 persen. Tingginya perubahan tahap pengetahuan pada petani responden diasumsikan bahwa, tingkat pemahaman dan pengetahuan anggota kelompok sebagai peserta mampu untuk melakukan persiapan kolam budidaya ikan nila dan materi  tersebut bermanfaatan bagi responden.
4.            Efektifitas pelaksanaan penyuluhan perikanan dengan materi persiapan kolam budidya ikan nila, efektif untuk meningkatkan pengetahuan sebesar 77,91 %, ini berarti , ini berarti tingkat efektifitas penyuluhan yang dilakukan dengan materi persiapan kolam budidaya ikan nila :  efektif (  kriteria nilai  > 64 % )

2.      Saran

Berdasarkan uraian terdahulu, maka dikemukakan saran implementasi sebagai berikut :
1.      Perlunya dilakukan kegiatan percontohan yang dapat meningkatkan perubahan prilaku utamanya keterampilan karena para anggota dapat melaksanakan langsung  kegiatan persiapan kolam budidaya ikan nila.
2.      Kegiatan demonstrasi percontohan harus dilaksanakan secara utuh, sehingga teknologi yang diterapkan dapat diketahui hasilnya.






DAFTAR PUSTAKA


1.               Anonimous, 2010. Evaluasi dan Pelaporan. Badan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian RI, Jakarta.

2.               --------------------, 2011. Mengevaluasi Dampak Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian. Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian RI, Jakarta.

3.               -------------------, 2011. Analisa Usaha Perikanan Budidaya. Badan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan , Pusat Penyuluhan Kelautan dan Perikanan, Jakarta.

4.               Kurnianti Novik,2014. Budidaya Ikan Nila.www.tanijonegoro.com.

5.               Nawawi, 1993. Metode Penelitian Bidang Sosial. Gajah Mada University Press, Jokyakarta.

6.               Padmowiharjo Soedijanto, 2002. Evaluasi Penyuluhan Pertanian. Universitas Terbuka Jakarta.

7.               Rahadi, Regina Kristiawati, Nazaruddin, 2001. Agribisnis Perikanan. Penebar Swadaya, Jakarta.

8.               Soekartawi, 1984. Ilmu Usahatani dan Penelitian Untuk Pengembangan Petani Kecil. Fakultas Ekonomi UGM, Jogyakarta.

9.               ------------------------, 2002. Analisis Usaha Tani , Universitas Indonesia, Jakarta.

10.           ……………………….., 2003. Agribisnis Teori dan Aplikasinya. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar